AKSI SIMPATIK LIBUR LEBARAN DITPOLAIRUD POLDA PAPUA BARAT EVAKUASI MOBIL HILUX YANG TERJEBUR
MANOKWARI – Suasana libur Hari Raya Idulfitri 1447 H di sejumlah objek wisata pantai di Manokwari berlangsung meriah. Guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang berwisata, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Papua Barat menyiagakan personel secara intensif di titik-titik keramaian pesisir, Senin (30/03/2026).
Di tengah pelaksanaan patroli pengamanan wisata, personel Ditpolairud kembali menunjukkan dedikasinya melalui aksi nyata program "Polisi Penolong". Kali ini, petugas di lapangan bergerak cepat membantu warga mengevaluasi satu unit mobil bak terbuka jenis Hilux yang terperosok dan terjebak di area muara pantai saat hendak melintas.
Direktur Polairud Polda Papua Barat menyampaikan bahwa selain fokus pada pengamanan perairan dan pencegahan kecelakaan laut (Laka Laut), personelnya juga diinstruksikan untuk selalu peka terhadap kesulitan masyarakat di sekitar lokasi penugasan.
"Sesuai arahan pimpinan, kehadiran kami di tempat wisata tidak hanya untuk patroli keamanan, tetapi juga sebagai pelayan dan penolong masyarakat. Saat melihat ada kendaraan warga yang terjebak di muara, anggota langsung berinisiatif memberikan bantuan evakuasi agar tidak terendam air laut yang mulai pasang," ujarnya.
Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis. Dengan peralatan seadanya dan kerja sama tim yang solid bersama warga setempat, mobil Hilux tersebut akhirnya berhasil ditarik keluar dari jebakan pasir muara ke tempat yang lebih aman. Pemilik kendaraan pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesigapan para anggota kepolisian yang berada di lokasi.
Selain melakukan aksi pertolongan, anggota Ditpolairud juga terus memberikan imbauan kepada para pengunjung pantai agar tetap waspada terhadap arus laut dan selalu mengawasi anak-anak saat berenang.
Langkah proaktif ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat Manokwari yang sedang merayakan momen lebaran bersama keluarga, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di wilayah pesisir Papua Barat.
MANOKWARI – Suasana libur Hari Raya Idulfitri 1447 H di sejumlah objek wisata pantai di Manokwari berlangsung meriah. Guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang berwisata, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Papua Barat menyiagakan personel secara intensif di titik-titik keramaian pesisir, Senin (30/03/2026).
Di tengah pelaksanaan patroli pengamanan wisata, personel Ditpolairud kembali menunjukkan dedikasinya melalui aksi nyata program "Polisi Penolong". Kali ini, petugas di lapangan bergerak cepat membantu warga mengevaluasi satu unit mobil bak terbuka jenis Hilux yang terperosok dan terjebak di area muara pantai saat hendak melintas.
Direktur Polairud Polda Papua Barat menyampaikan bahwa selain fokus pada pengamanan perairan dan pencegahan kecelakaan laut (Laka Laut), personelnya juga diinstruksikan untuk selalu peka terhadap kesulitan masyarakat di sekitar lokasi penugasan.
"Sesuai arahan pimpinan, kehadiran kami di tempat wisata tidak hanya untuk patroli keamanan, tetapi juga sebagai pelayan dan penolong masyarakat. Saat melihat ada kendaraan warga yang terjebak di muara, anggota langsung berinisiatif memberikan bantuan evakuasi agar tidak terendam air laut yang mulai pasang," ujarnya.
Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis. Dengan peralatan seadanya dan kerja sama tim yang solid bersama warga setempat, mobil Hilux tersebut akhirnya berhasil ditarik keluar dari jebakan pasir muara ke tempat yang lebih aman. Pemilik kendaraan pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesigapan para anggota kepolisian yang berada di lokasi.
Selain melakukan aksi pertolongan, anggota Ditpolairud juga terus memberikan imbauan kepada para pengunjung pantai agar tetap waspada terhadap arus laut dan selalu mengawasi anak-anak saat berenang.
Langkah proaktif ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat Manokwari yang sedang merayakan momen lebaran bersama keluarga, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di wilayah pesisir Papua Barat.