Pelaksanaan Tactical Floor Game TFG Operasi AlvaBravo Moscona 2025
Teluk Bintuni, Papua Barat – [22/04/2025]
Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Johnny Edizzon Isir, S.I.K., M.T.C.P., memimpin langsung pelaksanaan Tactical Floor Game (TFG) dalam rangka kelanjutan Operasi AlvaBravo Moscona 2025, yang bertujuan untuk memaksimalkan strategi dan kesiapsiagaan tim dalam pencarian Iptu Tomi Marbun. Kegiatan ini berlangsung di Aula Mapolres Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat, pada [22/04/2024], dihadiri oleh seluruh satuan tugas (Satgas) yang terlibat dalam operasi.
Tactical Floor Game (TFG) merupakan simulasi taktis yang digunakan untuk menguji dan merencanakan gerakan serta penempatan posisi masing-masing satgas di lapangan. Dalam TFG ini, Kapolda Papua Barat bersama dengan pejabat utama Polda Papua Barat, serta perwakilan TNI, Basarnas, dan instansi terkait lainnya, mengkaji ulang strategi dan prosedur operasional untuk memastikan efektivitas pencarian terhadap Iptu Tomi Marbun yang telah hilang selama beberapa waktu.
Dalam sambutannya, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Johnny Edizzon Isir, menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dalam setiap operasi, termasuk dalam simulasi TFG. “Melalui TFG ini, kita dapat melihat secara jelas bagaimana strategi yang telah disusun dapat diterapkan dengan tepat di lapangan. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk mematangkan koordinasi antar satgas dan memastikan posisi-posisi yang akan ditempati di lapangan nanti,” ujar Kapolda.
TFG ini mencakup berbagai skenario yang dirancang untuk menghadapi tantangan di medan pencarian yang berat. Setiap Satgas, baik itu Satgas SAR, Satgas Medis, maupun Satgas Keamanan, diberikan pemahaman tentang penempatan pos dan peran masing-masing dalam operasi. Hal ini dilakukan agar semua anggota tahu dengan jelas tugas dan posisi mereka saat diterjunkan ke lapangan.
Selain itu, TFG juga berfungsi untuk mengidentifikasi potensi masalah yang mungkin timbul selama operasi, serta bagaimana cara mengatasinya. Dengan pendekatan ini, diharapkan setiap satgas dapat bekerja dengan efektif dan efisien di lapangan, mengoptimalkan setiap sumber daya yang ada untuk pencarian Iptu Tomi Marbun.
Penempatan posisi Satgas menjadi bagian penting dari operasi ini. Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Johnny Edizzon Isir, secara langsung memimpin pemetaan dan penentuan posisi-posisi strategis bagi setiap satuan tugas. Penempatan pos-pos ini didasarkan pada analisis medan, kemungkinan titik lokasi Iptu Tomi Marbun, serta prioritas pencarian.
“Kita harus pastikan seluruh anggota satgas berada di posisi yang tepat, dengan kesiapan yang optimal. Tidak hanya kesiapan fisik, tetapi juga kesiapan mental dan koordinasi antar tim harus terjaga dengan baik,” tegas Kapolda.
Setelah simulasi TFG selesai, Kapolda bersama para pejabat terkait melakukan evaluasi untuk memastikan bahwa strategi yang telah dirancang dapat diterapkan secara maksimal di lapangan. Evaluasi tersebut melibatkan diskusi tentang keberhasilan dan kekurangan yang ditemukan selama latihan, yang kemudian digunakan sebagai bahan perbaikan sebelum operasi dimulai.
Sebagai bagian dari kelanjutan Operasi AlvaBravo Moscona 2025, pencarian Iptu Tomi Marbun tetap menjadi prioritas utama bagi Polda Papua Barat. Kapolda berharap bahwa melalui perencanaan yang matang dan kerja sama yang solid antar satgas, operasi ini dapat mencapai hasil yang diharapkan, yakni menemukan Iptu Tomi Marbun dalam keadaan selamat.
Kapolda juga mengimbau kepada seluruh anggota yang terlibat dalam operasi untuk terus menjaga keselamatan, bekerja dengan penuh dedikasi, dan selalu menjaga semangat solidaritas antar lembaga dalam menghadapi tantangan di lapangan.
Operasi AlvaBravo Moscona 2025 akan terus berlangsung dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada, baik personel maupun peralatan, untuk mendukung kelancaran pencarian.